Selamat Menempuh Hidup Baru


            Kali ini aku akan ajak kalian kembali ke tahun 2012 silam, tepatnya tanggal 15 Juli 2012. Ada apa dengan tanggal itu?  Pada hari itu, kakakku menikah dan itu merupakan salah satu peristiwa penting dalam keluarga kami. Karena untuk pertama kalinya orang tuaku menggelar acara sakral itu. Sebelum hari-H sudah banyak persiapan yang dilakukan, bahkan jauh-jauh hari sudah mulai dicicil sesuatu yang bakalan digunakan apa saja.
            Rangkaian acara hari itu dimulai dengan akad nikah yang bertempat di kediaman orang tuaku pada pukul 06.00. Akad nikah merupakan hal yang sangat sakral dari acara ini. Sehingga wajar saja kalau semua orang tegang menanti ijab kabul, terutama bagi sang mempelai berdua. Dalam acara ini ada kejadian dari mempelai pria, yaitu beliaunya harus mengulang mengucapkan ijan kabul sebanyak 3 kali. Yah memang sudah tidak perlu ditanyakan lagi bagaimana aura yang terjadi pada acara itu. Mungkin kadang kita berpikir hal yang mudah seperti itu kenapa bisa sampai salah, sekarang kita bisa dengan mudah mengucapkannya tapi entah nanti apakah akan selancar sekarang.
            Akhirnya pada kali ke-3, ijab kabul bisa diucapkan dengan lancar tanpa ada kekeliuran lagi. Otomatis semua orang yang menyaksikan ikut bernapas lega.

                                      Foto diatas merupakan prosesi penyerahan mahar
Setelah ijab kabul, acara jeda sebentar dan dilanjutkan dengan ‘temu manten’ yang dilaksanakan pukul 10.00.






            Akhirnya sekitar pukul 11.45 acara ‘temu manten’ selesai. Alhamdulillah semua rangkain acara dapat terlaksana sesuai rencana. Dan semoga mereka menjadi keluarga yang samawa (sakinah-mawaddah-warohmah) Amiin.


Anas Nur Rohmat Tunggal & Fatimatul Khoiroh
Bendo, 15 Juli 2012

Comments

Post a Comment

Popular Posts