Harapan & Do'a


Ridla Orangtua adalah Ridla Allah, Murka Orangtua adalah Murka Allah”.
Hadits yang sering kita dengar sejak SD/MI itu merupakan hadits yang paling saya hapal dan juga yang paling membekas di hati. ORANG TUA. Berbicara mengenai orangtua merupakan hal yang sangat sensitif sekali bagi kita terutama seorang ibu, entah itu masih remaja maupun sudah dewasa.
Mereka adalah orang-orang hebat yang telah berjasa di dalam hidup kita, orang yang tidak pamrih, orang yang mengajarkan arti ketulusan, mengajarkan tentang kehidupan yang berat ini, orang yang akan selalu ada di samping kita dalam keadaan apapun kita, mereka adalah ORANGTUA kita sendiri.
Dan kali ini saya ingin memperkenalkan orang hebat yang pernah saya kenal, dan mungkin orang terhebat dalam hidup saya.
                Beliau lahir 52 tahun silam, tepatnya 1 November 1964. Dilahirkan dari keluarga sederhana dan memiliki 3 saudara laki-laki namun saat ini tinggal 2 orang, lahir dari keluarga sederhana membuatnya dituntut untuk menjadi pribadi pekerja keras. Ayahnya seorang petani biasa yang hanya memiliki sepetak tanah yang tidak terlalu luas, ibunya hanyalah seorang penjual nasi pecel. Bagi beliau pendidikan tetaplah nomer satu namun itu tidak membuatnya melupakan kewajibannya untuk membantu kedua orangtuanya. Sebelum berangkat sekolah beliau selalu menyempatkan diri untuk membantu ibunya memasak, karena itulah bakat yang dimiliki ibunya menurun kepada beliau. Dan dari itulah juga beliau menghidupi keluarga kecilnya.
                Ketika remaja sekitar tahun 1987 beliau merantau ke Samarinda Seberang, Kalimantan Timur untuk mencari pengalaman dan kehidupan yang lebih baik. Dan disana juga beliau dipertemukan kepada jodoh sejatinya yang menemani hidupnya hingga sekarang. Ya, jodohnya adalah gadis Jawa tepatnya desa Mandesan kecamatan Wlingi kabupaten Blitar. Mereka melangsungkan pernikahan sekitar tahun 1991 dan dikaruniai putri pertama mereka pada tahun 1992. Pasangannya adalah gadis Jawa yang juga bekerja di pabrik yang sama namun beda yang mereka tangani. Mereka pulang ke Jawa sekitar tahun 1996 dan hingga sekarang mereka menetap di Desa Bendo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. Dan kini mereka telah dikaruniai 3 orang putri.
                YA, mereka adalah orangtuaku. Mereka adalah orang yang tidak kenal lelah bekerja membanting tulang untuk menghidupi keluarga kecilnya, memberi makan, menyekolahkan anak-anak mereka dan berbagai kebutuhan lainnya. Mereka pernah berkata, “Kalaupun bapak sama ibu cuma lulusan SMA setidaknya anaknya lebih tinggi setingkat dari kami.” Itulah yang menyebabkan saya harus SUKSES, karena ada orang yang menunggu KESUKSESAN saya, usia mereka semakin senja dan harapan saya ketika di hari tua nanti mereka tidak perlu bekerja biarlah anaknya yang ganti bekerja untuk mereka.
                Ya Allah ya Rabb, panjangkanlah umur orangtua hamba maupun orangtua yang membaca artikel ini, berilah kesehatan bagi mereka, izinkanlah kami setidaknya membahagiakan mereka, memberi gaji pertama kami, membuat mereka bangga dengan kami, memberangkatkan haji mereka, dan melakukan hal-hal yang bisa membahagiakan mereka. Karena kami tahu sampai kapanpun kita tidak akan pernah bisa membalas apa yang telah mereka lakukan kepada kita selama ini. Amiin ya Robbal ‘Alamiin.


P. Achmad Mukhsin & B. Hindi Munawaroh

Comments